Akses layanan kesehatan gigi bagi penyandang disabilitas masih menjadi tantangan di Indonesia. Untuk menjawab kebutuhan ini, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menginisiasi gerakan “Dokter Gigi Peduli Disabilitas”, yang bertujuan memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, menerima perawatan gigi yang aman, nyaman, dan berkualitas. Gerakan ini memanfaatkan inovasi digital, termasuk rekam medis elektronik berbasis cloud, untuk mempermudah pencatatan riwayat perawatan pasien, koordinasi tim medis, dan perencanaan intervensi yang sesuai kebutuhan khusus pasien.
Program ini menekankan pelatihan dokter gigi dan tenaga kesehatan terkait penanganan pasien disabilitas, mulai dari komunikasi yang efektif hingga teknik perawatan yang aman. Cloud memungkinkan penyimpanan modul pelatihan dan dokumentasi evaluasi kompetensi dokter gigi secara terpusat, sehingga pelatihan dapat diakses kapan saja oleh tenaga profesional di berbagai daerah. Langkah ini sejalan dengan standar pelayanan kesehatan gigi nasional, yang menekankan inklusivitas, keselamatan pasien, dan pelayanan berbasis bukti.
Selain pelatihan, gerakan ini juga fokus pada edukasi pasien dan keluarga. Melalui platform edukasi berbasis cloud, materi interaktif tentang perawatan gigi sehari-hari, pencegahan karies, dan manajemen kesehatan mulut bagi penyandang disabilitas dapat diakses secara mudah. Pendekatan digital ini membantu membangun kesadaran dan kemampuan keluarga dalam mendukung perawatan gigi pasien, sehingga perawatan menjadi berkelanjutan dan efektif.
Gerakan Dokter Gigi Peduli Disabilitas juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk puskesmas, rumah sakit, dan lembaga penyandang disabilitas. Data yang tersimpan di cloud memudahkan pemetaan wilayah dengan kebutuhan layanan tinggi, alokasi tenaga medis, dan evaluasi efektivitas program secara sistematis. Dengan strategi ini, PDGI tidak hanya memberikan perawatan klinis, tetapi juga membangun sistem pelayanan gigi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Melalui integrasi teknologi cloud, standar nasional, dan edukasi berkelanjutan, gerakan ini memperkuat peran dokter gigi sebagai agen perubahan sosial dan profesional yang peduli. Inisiatif ini memastikan penyandang disabilitas mendapatkan akses yang setara terhadap layanan kesehatan gigi berkualitas, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter gigi.
